KPU Buka Posko Gerakan Melindungi Hak Pilih
KPU Buka Posko Gerakan Melindungi Hak Pilih
Posko Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) yang didirikan KPU Pandeglang di Alun-alun dikunjungi warga (dok KPU)

KPU Buka Posko Gerakan Melindungi Hak Pilih

Redaksi
Sabtu, 03 Oktober 2018 - 14:35:01 WIB
0 | Kategori: Politik |Dibaca: 52

PANDEGLANG, RESONANSI.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pandeglang membuka Posko Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) dalam konser musik Wali Band di Alun-alun Pandeglang, akhir pekan kemarin. Hal ini dilakukan dalam rangka membuka ruang seluas-luasnya kepada masyarakat agar tidak ada warga yang memenuhi syarat belum terdaftar di dalam daftar pemilih pada Pemilu 2019.

            Andri Ausini, Kepala Divisi Perencanaan dan Data KPU Pandeglang, mengatakan, pasca penetapan DPT hasil perbaikan di KPU RI 16 September 2018 yang lalu, disepakati bersama antara KPU RI, Bawaslu RI dan Peserta Pemilu, akan dilakukan penyempurnaan terhadap DPT/DPTHP selama waktu 60 hari. Penyempurnaan tersebut sesuai dengan surat dari KPU RI Nomor 1099, yang meliputi penghapusan data TMS, perbaikan elemen data pemilih dan memasukan pemilih yang belum terdaftar dalam daftar pemilih, nantinya hasil penyempurnaan tersebut akan ditetapkan kembali oleh KPU kabupaten di tanggal 9-11 November 2018.

“Gerakan Melindungi Hak Pilih merupakan upaya KPU untuk melindungi hak pilih warga terutama pemilih yg belum terdaftar. Kami juga akan membuka posko GMHP di tingkat PPK dan PPS dari tanggal 1-28 oktober 2018. Saya jg berharap Masyarakat proaktif dengan mengecek  dan melapor ke posko-posko yang sudah disediakan. Cek daftar pemilih juga bisa dilakukan secara online melalui link https://sidalih3.kpu.go.id atau bisa juga melalui perangkat android denagn aplikasi  KPU RI pemilu 2019,” kata Andri.

Ketua KPU mengatakan Gerakan melindungi hak pilih, merupakan perintah KPU RI melalui surat Nomor 1099 karena dibeberapa daerah terjadi polemik jumlah DPT. Tujuannya kata Suja’i, yaitu melakukan penyempurnaan DPT yang sudah ditetapkan sebelumnya. Menurutnya, penyempurnaan DPT Pemilu 2019 bisa jadi jumlah DPTHP yang sudah di tetapkan di KPU Pandeglang yg berjumlah 899.811 pada tanggal 13 September 2018 akan bertambah atau berkurang.

“Melalui posko di setiap desa/kelurahan serta kecamatan, penyelenggara pemilu akan langsung mencoret nama pemilih yg sudah tidak memenuhi syarat seperti tercatat lebih dari satu kali/ganda, meninggal,belum berusia 17 tahun/menikah.  Selain itu,  masyarakat yang belum masuk DPT namun sudah memenuhi syarat akan langsung didaftar, tentunya KPU Pandeglang akan bersungguh-sungguh agar DPT pada Pemilu 2019 nanti betul-betul Komprehensif, akurat, dan mutakakhir.” (red)



Penulis: Redaksi

0 Komentar


Komentar


Komentar via facebook