Ming. Sep 22nd, 2019

resonansi.id

News and Life Style

17 Pataka Kirab Satu Negeri Diarak Keliling Pandeglang

1 min read

RESONANSI.id – Rombongan Kirab Satu Negeri (KSN) zona Sabang yang dikomandoi oleh Ketua PW GP Ansor Provinsi Banten, Ahmad  Nuri hingga Minggu (14/10/2018) siang terus melakukan kirab menyusuri jalan-jalan protokol di Pandeglang.

Seperti diketahui setibanya di Kabupaten Pandeglang, rombongan KSN ini resmi disambut oleh Bupati Pandeglang, Irna Narulita dan Kapolres Pandeglang, AKBP Indra Lutrianto Amstono. “Tadi pagi kami diterima dengan hangat oleh Bupati dan kapolres. Di Pandeglang kita keliling mengibarkan bendera merah putih dan rencananya akan ziarah ke makam-makam para ulama NU di Pandeglang,” kata Ketua GP Ansor Provinsi Banten, Ahmad Nuri.

Bupati Pandeglang Irna Narulita menyambut baik rombongan tersebut, sebab menurutnya, kegiatan itu bisa mengingatkan kepada seluruh elemen masyarakat tentang pondasi berbangsa dan bernegara. “Kegiatan ini mengingatkan kita konsep berbangsa dan bernegara, pondasi kita adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika yang harus dijaga, harus dirawat, menjadi perekat dan menjadi garda terdepan para generasi bangsa,” kata Irna.

Ia juga berharap, perjalanan rombongan KSN dari satu daerah ke daerah lain berjalan dengan lancar, aman dan tertib serta membawa misi moral dan keagamaan.

“Semoga dari kabupaten ke kabupaten, dari provinsi ke provinsi kirab berjalan dengan baik, aman tertib dan tetap membawa misi moral, keagamaan, misi dakwah, bisa menjaga agar bangsa ini semakin kuat dan semakin kokoh,” pungkasnya.

Iring-iringan KSN dengan mengibarkan bendera merah putih sendiri diapresiasi masyarakat Pandeglang. Dengan kegiatan ini warga merasa diingatkan kembali akan pentingnya mencintai NKRI, mengamalkan Pancasila ddan UUD 45 dalam kehidupan sehari-hari. “Kami tergugah dengan kirab ini. Mudah-mudahan NKRI tetap jaya,” kata seorang warga.  (Zal/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori