Exit Tol Serpan di Patia Terancam Ditiadakan

48
Jalan tol Serang-Panimbang di trase 1, foto istimewa detikfinance

RESONANSI.ID – Jumlah kawasan peristirahatan (rest area) dan exit tol jalan tol Serang – Panimbang (Serpan) khusus di wilayah Kabupaten Pandeglang akan dikurangi yakni exit tol Patia. Dengan demikian exit tol di Kabupaten Pandeglang tinggal dua yakni di Desa Cijakan Kecamatan Bojong dan Kecamatan Panimbang.

Kepala Tim PKK Tol Serang- Panimbang III Kementerian PUPR, Ibrahim Hasan mengatakan, hasil musyawarah dengan pihak Pemprov Banten jika Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Pandeglang sangat minim sehingga exit tol harus dikurangi.

“Awalnya rest area dan exit tol ada tiga. Namun karena kawasan LP2B semakin berkurang maka salah satu harus di batalkan, yang tidak jadi itu di Patia,” kata Ibrahim Hasan, Jumat (4/10/2019).

Menurut Ibrahim, jalan tol yang ada di Kabupaten Pandeglang idealnya memang harus ada tiga exit tol dan rest area. Namun, karena Perbup yang mengatur LP2B belum ada maka pembangunan hanya dapat dilaksanakan di Kecamatan Bojong dan Panimbang.

Adapun proses pembangunan jalan tol yang berada di wilayah Pandeglang kata Ibrahim akan dilaksanakan pada tahun depan. Hal tersebut bisa berjalan jika sudah ada kontraktor yang siap.”Sampai sekarang belum ada kontraktornya, kalau sudah ada kontraktor sebenernya sudah bisa mulai pembangunan. Minimal harus ada uang sebesar Rp 5 triliun,” tutupnya.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan pengurangan exit tol masih bisa didiskusikan kembali dengan pihak Pemrov Banten dan pihak penggarap agar pintu tol dan rest area tetap jumlahnya tidak ada pengurangan.

“Pintu tol dan rest area bisa mensejahterakan masyarakat, ekonomi akan tumbuh, UMKM akan hidup. Saya sudah komunikasi dengan pihak PKK. Memang harus di bahas lagi secara bersama,” kata Irna

Jika ada pengurangan maka masyarakat sekitar akan merasa dirugikan. Pasalnya, jalan tol tersebut merupakan akses keluar masuk para wisatawan yang akan berkunjung ke Pandeglang.

“Kami merasa sedikit rugi jika rest area dan pintu tol di kurangi. Karena jika jadi pintu tol di Pagelaran, Bojong dan Panimbang, itu akan bisa menghidupkan lima kecamatan di selatan,” tutupnya. (Zis/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here