Jum. Jul 19th, 2019

Aktivis Mahasiswa LMND Desak Dishub Banten Lakukan Pengawasan Tarif Lebaran Trayek Labuan-Kalideres

RESONANSI.id – Organisasi ekstra kampus LMND (Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi) eksekutif Pandeglang desak Dinas Perhubungan Provinsi Banten lakukan upaya konkrit antisipasi cegah kenaikan tarif Bus Murni menjelang lebaran. Pernyataan ini disampaikan Yudistira ketua LMND saat di wawancara resonansi.id. Selasa, 07/05/2019.

Yudistira mengungkapkan setiap menjelang lebaran banyak oknum sopir dan karnet yang menarif penumpang melampui tarif biasanya, bahkan melampaui harga ketetapan ‘tuslah’ dari dinas perhubungan, padahal menurutnya kenaikan tarif penumpang akan diatur nanti seminggu sebelum lebaran dan seminggu sesudahnya. hal ini jelas banyak menuai keluhan dari masyarakat yang merasa terbebani dengan tarif yang naik drastis tersebut.

Ia menambahkan moda transportasi di Pandeglang sangat tidak profesional dan harus ditinjau kembali, hal ini tampak jelas dari tidak diberikannya tiket penumpang, tidak sesuainya stiker tarif angkutan dengan kenyataannya, serta sopir yang ugal-ugalan yang mengakibatkan sering nya kecelakaan.

“Angkutan umum diselenggarakan dalam upaya memenuhi kebutuhan angkutan yang selamat, aman, nyaman dan terjangkau, bukan menjadi beban masyarakat. Apalagi penumpang dirundung ketakutan karena sering nya kecelakaan,” Tuturnya.

Ia menegaskan Pemerintah termasuk pemda wajib bertanggungjawab atas penyelenggaraan angkutan umum dan wajib menyediakannya, merujuk Pasal 141 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, perusahaan angkutan umum wajib memenuhi standar pelayanan minimal (SPM). Yang meliputi keamanan, keselamatan, kenyamanan, keterjangkauan, kesetaraan, dan keteraturan.

“Untuk mencegah fenomena ini, Saya mendesak Dinas Perhubungan Provinsi Banten untuk melakukan Pengawasan terhadap perusahaan angkutan umum, untuk menjaga kenyamanan dan pelayanan yang baik bagi penumpang angkutan umum. Apabila masih terjadi kenaikan tarif menjelang lebaran maka kami tak segan akan menggungat izin Operasional angkutan umum PO Moda Transportasi trayek Labuan – Kalideres,” Tandasnya (Aa/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *