Kam. Mei 23rd, 2019

BPOM temukan 6 Bahan Pokok Mengandung Zat Berbahaya

RESONANSI.id – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Banten melakukan Sidak terhadap bahan pokok yang di jual di Pasar Badak Pandeglang. Selasa, (7/5/2019)

Kasi Pemeriksaan, Penyidikan Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen BPOM, Faizal Mustofa Kamil menuturkan, telah mengambil sebanyak 26 sampel yang ada di pasar badak pandeglang. Selanjutnya dilakukan tes KIT untuk mengetahui apakah ada kandungan formalin dan rhodamin B pada sampel tersebut.

“Kami menemukan 3 terasi yang diduga mengandung rhodamin B, serta 3 bahan pokok lain yang mengandung formalin dari hasil tes KIT yakni mie basah, tahu serta cincau,” tuturnya.

Menurutnya, BPOM akan melakukan uji lab selama 2 sampai 3 hari untuk lebih memastikan kandungan Rhodamin B dan Formalin pada ke enam bahan pokok tersebut.

“Kami akan uji lab terlebih dahulu, untuk memastikan kandungan rhodamin B dan formalin selam 2 sampai 3 hari,” katanya.

00

Sementara, Sekertaris Daerah Kabupaten Pandeglang, Fery Hasanudi mengatakan, bahan pokok yang mengandung rhodamin b dan formalin kami sita, jika pedang masih membandel dan menjual bahan poko tersebut akan kami tindak keras.

“Kami sita enam bahan pokok tersebut, jika pedagang nya masih membandel kami akan tindak tegas pedagang tersebut,” ujarnya.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 722/ Menkes/ Per/ IX/ 1988 tentang Bahan Tambahan Makanan serta Nomor : 239/ Menkes/ Per/ V/ 1985 tentang Zat Warna Tertentu yang dinyatakan Sebagai Bahan Berbahaya, Rhodamin B dan Formalin sangat berbahaya jika terkonsumsi oleh manusia yakni dapat menyebabkan iritasi saluran pernafasan, kecacatan gen, gangguan hati, bahkan sampai menyebabkan kanker hati. (Faz/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *