Ming. Sep 22nd, 2019

resonansi.id

News and Life Style

Calon Bupati Alternatif

2 min read

Oleh: Rudi Yana Jaya*

Pasca Pemilu 2019, dinamika politik di Kabupaten Pandeglang semakin hangat. Ini tidak lepas dari akan masuknya tahapan kontestasi lokal yakni Pilkada pada November 2019 mendatang.

Jika dibanding Pilkada 2014 silam, jelang Pilkada 2020 nanti, atmosfir politik warga Kota Santri berubah lebih dinamis. Jika pada 2014 silam, calon didominasi “pemain” kawakan dengan bendera parpol, jelang 2020 ada ekspektasi besar warga akan munculnya sosok -sosok pemimpin baru yang akan mampu membawa perubahan Pandeglang dimasa yang akan datang.

Tidak sebatas ekspektasi, sejumlah kalangan pun mulai menawarkan calon alternatif yang keluar dari kelaziman Pilkada seraya memproklamirkan diri akan mampu membawa Pandeglang keluar dari zona ketertinggalan atau siap menjawab harapan masyarakat.

Fenomena kemunculan calon kepala daerah alternatif ini tentu menyimpan berbagai tafsir. Bisa karena bentuk ketidakpercayaan pada kinerja rezim penguasa daerah yang tengah menjabat, bisa juga hanya sebatas hiburan rakyat ditengah ketidakmungkinannya mengganti rezim saat ini yang dikenal kuat dan mengakar namun kerap dinilai masih gagal menjawab ekspektasi masyarakat Pandeglang sebut saja dalam hal penyediaan lapangan kerja, menekan angka pengangguran,  menaikan Index Pembangunan Manusia,  memperbaiki infrastktur jalan dan jembatan, serta menghilangkan budaya KKN yang melilit birokrasi.

Terlepas dari berbagai kekurangan baik modal sosial dan ekonomi para calon kepala daerah alternatif merupakan jawaban yang baik bagi Kabupaten Pandeglang.  Masyarakat harus terus didorong untuk berani menyuarakan aspirasinya sekaligus berani menjemput peluang-peluang meraih kekuasaan di daerah. Kursi kekuasaan itu bebas nilai dan tidak mutlak milik turunan ningrat atau klan tertentu melainkan milik seluruh generasi Pandeglang yang punya kompetensi, integritas, dan keinginan kuat untuk membawa Pandeglang keluar dari ketertinggalan. Apakah anda berminat memimin Kabupaten Pandeglang? (**)

*Penulis adalah warga Komplek BPI, Kecamatan Kaduhejo, aktif sebagai pendidik.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori