Jum. Mar 22nd, 2019

Catat Tips ini Agar Kopling Mobil Anda Awet

foto ilustrasi

Anda pengguna mobil dengan transmisi manual? Harap memperhatikan hal-hal ini agar kopling jadi awet. Komponen penting kopling diantaranya pedal kopling, kampas kopling, kabel kopling, matahari atau plendes, dan druk laher.

Apabila terjadi kerusakan pada salah satu komponen tersebut tentu mobil tidak akan berfungsi dengan baik saat dikendarai. Namun terkadang, pemilik kendaraan tak menyadari jika kebiasaan buruk mereka saat menggunakan kopling sangat berpengaruh terhadapa lamanya masa pakai kopling.

Beberapa kebiasaan buruk saat mengendarai mobil yang dapat menentukan cepat rusak atau tidaknya komponen kopling seperti dilansir di situs resmi daihatsu.

1. Melepas dan menginjak kopling dengan kasar

Hal pertama yang menyebabkan kopling mobil mudah rusak adalah kebiasaan kasar dalam menginjak dan melepas kopling. Hal ini disebabkan, saat melepaskan pedal kopling transmisi mobil belum berpindah dan terdengar bunyi kasar pada kopling. Untuk itu, harus memperhatikan keselarasan pedal kopling dengan perpindahan transmisi mobil.

2. Injakan setengah kopling

Kebiasaan menginjak setengah kopling seperti saat macet dan berada di tanjakan juga menyebabkan kopling berbau menyengat. Dan tentu saja kebiasaan ini juga mempercepat kerusakan pada kopling.

3. Terlalu sering menginjak kopling

Menginjak pedal kopling sepanjang perjalanan juga dapat mempercepat kerusakan kopling. Pasalnya, kebiasaan tersebut menyebabkan bantalan rilis dan plat kopling lebih mudah aus.

4. Menggantung pedal kopling

Ketika jalan menanjak dan macet, biasanya pemilik mobil sering menggantung pedal kopling. Hal ini akan menyebab gesekan pada kanvas kopling dan mengakibatkan kopling cepat aus. Kebiasaan ini yang juga membuat kopling cepat rusak.

5. Posisi gigi transmisi tidak sesuai dengan percepatan mobil

Kebiasaan menggunakan gigi transmisi yang tidak sesuai dengan percepatan mobil juga dapat mempercepat masalah kerusakan kopling. Misalnya, posisi gigi transmisi berada di gigi satu, akan tetapi kecepatan mobil berada di 30 km/jam. Untuk itu, harus disesuaikan posisi gigi transmisi dengan kecepatan mobil. (Red)

Sumber : viva.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *