Sel. Mar 19th, 2019

Deklarasi Gerakan Balad Mengaji Digelar di Pandeglang Banten

Resonansi.id – Gabungan Kyai dan Ulama Banten menggelar Acara Halaqah dan Deklarasi Gerakan Balad Mengaji di Pesantren Al-Kallam,Kampung Kadudahu Jiput Pandeglang. Minggu, 9/12/18.

Menurut Handi Kusnandi (Ketua Pelaksana Kegiatan) Gerakan Balad Mengaji (GBM) merupakan gagasan yang sebenarnya original dari para ulama, tokoh-tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, bersama-sama dengan para pemuka masyarakat di Banten dan Jawa Barat dari zaman dahulu. Kebanyakan dari mereka biasa dibilang sebagai “kiai kampung”, bukan tokoh yang terkenal, akan tetapi sungguh-sungguh memiliki akar yang kuat di tengah-tengah masyarakat di tempat mereka tinggal.

“Kendati demikian, mereka menaruh kepedulian dan perhatian yang besar terhadap perkembangan situasi sosial belakangan ini yang semakin diwarnai oleh pengelompokan-pengelompokan, saling hujat, saling melecehkan, ujaran kebencian, penyebaran hoax yang semakin marak. Situasi itu telah melunturkan nilai-nilai “ke-balad-an”, yaitu persaudaraan, pertemanan, keakraban, kebersamaan, toleransi, dan nilai-nilai yang memperkuat keutuhan bangsa”. Tuturnya.

Handi berharap kesamaan pandangan itulah yang mempertemukan para tokoh untuk bersepakat mencanangkan Gerakan Balad Mengaji, yaitu gerakan yang ingin menumbuhkan kembali semangat ke-balad-an di tengah-tengah masyarakat, melalui kegiatan-kegiatan diskusi agama terfokus, musyawarah kebangsaan, doa dan dzikir bersama, silaturahmi, dan pengajian keliling dari kampung ke kampung. Tegasnya.

Handi menjelaskan Kegiatan GBM di Banten, GBM telah mulai aktif melakukan beberapa kegiatan. Para pelopor GBM di Kabupaten Pandeglang, Serang, Lebak, dan Kota Cilegon akan melakukan rangkaian kegiatan yang sesuai dengan kapasitas dan latar belakang mereka sebagai tokoh-tokoh dan pemuka agama.
acara ini akan digelar berikutnya pada 12 Desember mendatang, forum halaqah ulama yang kedua, yang akan ditandai pula dengan deklarasi GBM Provinsi Banten.

“Setelah deklarasi, Gerakan Balad Mengaji akan melakukan kegiatan rutin mingguan berupa pengajian dari kampung ke kampung, dari pesantren ke pesantren, menggelar diskusi dan pembahasan mengenai isu-isu sosial yang tengah hangat diperbincangkan di tengah masyarakat,” Tambahnya. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *