Diskusi Rutin Fokus Pandeglang Angkat Tema Strategi Pemuda Keluar dari Status Daerah Tertinggal

RESONANSI.ID – Fokus Pandeglang kembali menggelar diskusi rutin dan pada Minggu (18/10/2020) dipusatkan di salah satu kediaman anggota Fokus di Kecamatan Patia.

Diskusi berlangsung semarak dengan mengangkat tema strategi pemuda memajukan daerah terisolir di segala aspek dalam persepsi pemuda. Narasumber diskusi adalah Mufrod Thama sebagai ketua PW Pemuda Muhamadiyah Provinsi Banten dan Fahmi, Direktur SAF Provinsi Banten.

Dalam sambutannya ketua PW Pemuda Muhamadiyah Provinsi Banten Mufrod Thama mendukung adanya Fokus Pandeglang. “Lembaga ini bagus dan hadir di Pandeglang untuk mengakomodir ide dan gagasan pemuda untuk lebih aktif dan fokus dalam mengembangkan semangat persatuan dan kesatuan yang berorientasi pada kemajuan daerah,” kata Mufrod.

Fahmi sebagai direktur SAF Banten mengatakan Fokus Pandeglang hadir dalam rangka merekatkan persatuan dan kesatuan dengan semangat kepemudaan tanpa melihat perbedaan yang ada. Selain itu ia juga menyebutkan bahwa dalam mewujudkan daerah yang terisolir bisa maju dan berkembang adalah harus semaksimal mungkin  membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang kuat agar bisa mengelola dan mengembangkan potensi-potensi yang ada di daerahnya sendiri tanpa harus ketergantuangan kepada bantuan dari pemerintah baik itu di dalam segi sosial, ekonomi dan politik.

“Hadirnya Fokus di Pandeglang ditujukan dalam rangka merekatkan persatuan dan kesatuan dengan semangat kepemudaan tanpa melihat perbedaan yang ada. Anggota Fokus harus memahami arahan Ketua Fokus dan Dewan Pembina Fokus Pandeglang yang mendambakan adanya kekompakan bersama agar sebuah tujuan organisasi dapat tercapai dengan baik.”

Salah satu anggota Fokus Pandeglang, Sahra, mengaku bangga bisa jadi bagian dari Fokus. “Lembaga ini ingin mengakomodir seluruh ide dan gagasan pemuda di Kabupaten Pandeglang, tentunya dalam konteks untuk persatuan dan kesatuan dimana orientasinya adalah kemajuan daerah dalam bidang pertanian, kewirausahaan dan SDM,” ujar Sahra .

Anggota PPK Pulosari ini berharap Fokus Pandeglang menjadi wadah kreatifitas pemuda yang inovatif serta dapat menjadi organisasi yang mampu merekatkan persatuan pemuda di Kabupaten Pandeglang.

“Saya berharap hadirnya Fokus Pandeglang dapat menjadikan wadah ini sebagai ruang aktualisasi bagi pemuda di Pandeglang untuk berkreasi dengan berbagai inovasi yang diorientasikan pada perekatan persatuan pemuda,” harap pria ramah senyum ini. (Yul/Red)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here