Kam. Mei 23rd, 2019

Jelang Puasa Produksi Apem Cimanuk Meningkat

RESONANSI.id – Menjelang puasa Ramadhan 1440 H mendatang, Produksi kue Apem khas lokal meningkat berkali lipat di Desa Cimanuk Kecamatan Cimanuk Kabupaten Pandeglang, Rabu 01/05/2019.

Seperti yang dikatakan Ahmad Apip Bidang Kesra saat diwawancarai resonansi.id di Kantor Desa. Produksi kue apem menjelang puasa meningkat dari hari biasa. Meningkatnya produksi kue apem juga berpengaruh terhadap stok kebutuhan beras Cimanuk.

“Yang saya tahu, Kurang lebih 30-50 kg beras/hari untuk produksi kue apem, jika dikalikan 30 hari sudah berapa? itu untuk satu pengrajin kue apem, bisa dikatakan disini hampir 80% warga membuat apem saat bulan puasa, sehingga tentunya ini kebutuhan beras hampir puluhan ton dalam sebulan ini,” Tuturnya.

Apip menambahkan meningkatnya kebutuhan beras untuk produksi kue apem saat ini sudah teratasi karena beberapa pengusaha beras di daerah Cimanuk jauh hari menyiapkan stok beras untuk tidak dijual keluar, Namun untuk kebutuhan produksi keu apem warga sekitar jelang Ramadhan.

Meningkatnya produksi apem jelang Ramadhan menurut Apip dikarenakan distribusinya tidak hanya dilokal namun menjual ke berbagai daerah, Seperti Kabupaten Lebak, Kota Serang, Cilegon Bahkan Tangerang. Tidak hanya itu ada beberapa warga yang kebiasaan menjual ke wilayah tertentu misalnya warga Kampung Cikadu ke Lebak, Kampung Sanigar menjual nya di Ciraras Serang, Kampung Kaduhauk biasa menjual ke wilayah Cilegon.

“Biasanya mereka berangkat dari desa saat Subuh dengan menggunakan sewa angkot, atau ada juga yang menggunakan BUS, kemudian menjualnya hingga Dzuhur dan kembali lagi ke rumah untuk memproduksi lagi,” Pungkasnya.

Adanya peningatan produksi kue Apem dan kebutuhan pasokan beras Cimanuk ini dibenarkan Rahmatullah Sekretaris Desa Cimanuk, saat di wawancara di Ruangannya .

“Ya, memang saat bulan puasa warga Desa Cimanuk yang kesehariannya tidak memproduksi dan Jualan Apem kali ini memproduksi bahkan pada ikut jualan ke lokasi lokasi tertentu, mungkin itu kebiasaan warga menjelang puasa dan persiapan lebaran karena untuk mencukupi kebutuhan keluarganya,” Tuturnya.

Beliau juga menambahkan menjelang bulan ramadhan tidak hanya ada peningkatan kebutuhan beras untuk kue Apem, Namun juga pengusaha gula merah yang berasal dari luar kecamatan ikut men-supplay ke desa Cimanuk karena Gula aren juga merupakan kebutuhan tambahan makanan khas tradisional asal Cimanuk ini.

Beliau juga berharap adanya peningkatan produksi ini tidak hanya dibulan tertentu, Namun terus setiap harinya, agar warga bisa meningkat kesejahteraannya setiap harinya. (Als/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *