Rab. Jun 19th, 2019

Kalahkan Jepang 3-1, Timnas Qatar Jadi Juara Baru Piala Asia

Ilustrasi, Pemain Qatar selebrasi usai kalahkan Jepang di Piala Asia.

RESONANSI.ID – Qatar tampil sebagai juara Piala Asia 2019 setelah melakoni partai final pertama dalam sejarah menghadapi juara empat kali Jepang, Qatar menang 3-1 di Stadion Zayed Sport City, Uni Emirates Arab, Jumat (1/2/2019).

Ini sebuah prestasi luar biasa bagi negara yang pernah dikalahkan Indonesia di ajang yang sama.

Tiga gol Qatar tercipta lewat Almoez Ali menit ke-12, Abdulaziz Hatem menit ke-27 serta penalti Akram Afif menit-83. Sementara satu gol balasan Jepang dihasilkan oleh Takumi Minamino menit ke-69.

Raihan ini merupakan gelar Piala Asia perdana bagi The Maroon dan makin sempurna ketika mereka menyapu bersih tujuh laga sedari fase grup serta hanya kebobolan satu gol! Prestasi luar biasa Qatar tersebut bisa dibilang buah dari kerja keras pemerintah mereka mengembangkan sepak bola.

Negeri di Jazirah Arab ini sebelumnya memang bukanlah kekuatan utama di sepakbola Asia. Bahkan di Piala Asia 2004, Qatar mampu dikalahkan Indonesia 1-2 di laga perdana Grup A.

Kala itu tim Garuda dicetak oleh Budi Sudarsono dan Ponaryo Astaman. Qatar kemudian mengakhiri turnamen sebagai juru kunci Grup A di bawah Indonesia.

Namun setelahnya perlahan Qatar mulai berbenah. Di tahun yang sama, pemerintah Qatar membuka pusat pelatihan olahraga yang cukup megah bernama Aspire Academy.

Aspire Academy setiap tahunnya mencari pesepakbola berbakat baik dari Qatar maupun negara lain untuk dididik dengan kurikulum Eropa. Akademi ini bahkan kerap disamakan dengan La Masia.

Para lulusan Aspire Academy inilah yang kini menjadi kerangka utama timnas Qatar yang sukses meraih Piala Asia. Dilansir dari BBC, dua pertiga pemain timnas Qatar saat ini merupakan lulusan dari Aspire Academy sehingga sudah saling mengenal satu sama lain dan memudahkan permainan tim.

“Saya sudah mengenal Almoez Ali selama delapan tahun,” ujar Assim Modibo gelandang timnas Qatar dilansir dari BBC via detiksport.

“Kami bukan hanya rekan satu tim, kami adalah keluarga. Kami satu kelompok, di dalam dan di luar lapangan,” sambungnya.

Selain para pemain, pelatih timnas Qatar saat ini Felix Sanchez Braz juga merupakan mantan pelatih Aspire Academy. Jadi tak mengejutkan jika Qatar sangat solid saat memenangi Piala Asia 2019.

Jadi, uang besar yang diinvestasikan pemerintah Qatar pun tak sia-sia karena kini mereka menuai hasilnya. Juara Asia ini bisa membungkam segala kritik yang ada sekaligus jadi persiapan penting menuju Piala Dunia 2022. (Yul/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *