Sen. Apr 22nd, 2019

KOMPAN: Mobdin Bupati Pandeglang 1,9 M Bukti Lancarnya Oligarki Kepala Daerah

Konsentrasi Mahasiswa Pandeglang (KOMPAN) gabugan dari LMND, HMI, Kumandang Banten dan Bandung melakukan aksi bersama di Gedung Fraksi DPRD dan Kantor Bupati Pandeglang, Rabu (20/03/19).

RESONANSI.ID – Sebanyak 100 mahasiswa yang mengatasnamakan diri Konsentrasi Mahasiswa Pandeglang (KOMPAN) gabugan dari LMND, HMI, Kumandang Banten dan Bandung melakukan aksi bersama di Gedung Fraksi DPRD dan Kantor Bupati Pandeglang, Rabu (20/03/19).

Dalam aksi ini, KOMPAN melakukan long march dari Alun-alun Pandeglang menuju halaman Gedung Fraksi DPRD setempat. Pendemo membawa sejumlah poster dan spanduk bertuliskan kecaman atas kebijakan Bupati Pandeglang membeli mobil dinas (mobdin) sharga Rp 1,9 milyar. Selain orasi, mahasiswa juga menyanyikan lagu bernada sindiran sepert. “Naik-naik Pradao ke puncak gunung, enak-enak sekali. Kiri kanan, kulihat banyak jalan rusak”

Dalam orasinya, Yudistira Korlap KOMPAN mengatakan, kebijakan yang di lakukan oleh Setda untuk pengadaan mobdin bupati Pandeglang merupakan pemborosan. “Padahal Bupati Pandeglang sendiri saat melakukan kunjungan dalam sambutannya menyampaikan bahwa upaya pemerintah dalam melakukan pembangunan di segala sektor selalu kekurangan anggaran,” jelasnya.

Yudistira menyampaikan, mahasiswa dan masyarakat tak habis pikir dengan alasan yang di ucapkan Bupati Pandeglang karena tak sejalan dengan kebijakan penganggaran. “Padahal bupati sendiri yang banyak menguras APBD untuk memfasilitasi dirinya,” tandasnya.

KOMPAN juga menilai DPRD Pandeglang sangat tidak profesional sebagai representasi masyarakat. “DPRD selalu pemangku kebijakan dalam upaya kontroling dan budgeting seakan tertundak dalam sebuah lingkaran Oligarki Irna narulita (Bupati Pandeglang),” kata pendemo lainnya.

“DPRD harus menggunakan hak angket dan membuat tim khusus untuk mencari fakta dalam pengadaan mobdin bupati dan menuntut Setda untuk melakukan Rekomendasi ke Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN). Di Pandeglang ini masih banyak layanan dasar yang belum dengan baik,” kata seorang pendemo, Abu.

Puas, berorasi di gedung fraksi, front mahasiswa melakukan jalan kaki di sebelah timur Alun-alun Pandeglang. Dalam aksi jalan kaki ini sempat ada kericuhan kecil dengan pihak kepolisian namun tak berapa lama aksi itu damai kembali dan mahasiwa berjalan menuju Gedung Setda untuk menyampaikan tuntutannya kembali. (Yul/Red)

1 thought on “KOMPAN: Mobdin Bupati Pandeglang 1,9 M Bukti Lancarnya Oligarki Kepala Daerah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *