Kam. Mei 23rd, 2019

Konsumsi Narkoba, ASN Diciduk Satresnarkoba Polres Pandeglang

RESONANSI.id – NS alias Kepek (45) dan temannya yang berinisal AK (42) berhasil diciduk oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pandeglang atas dugaan penyalahgunaan narkoba. Keduanya berhasil diciduk di Jalan Raya Pandeglang – Labuan, Kecamatan Kadu Hejo, Kabupaten Pandeglang.

Salah seorang pelaku, Kepek (45) yang merupakan warga Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang diketahui berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan temannya yang berinisial AK (43) yakni warga Desa Mekarjaya, Kecamatan Panimbang yang berprofesi sebagai wiraswasta.

Menurut KBO Satresnakoba Polres Pandeglang, Ipda AR Taufiq, penangkapan tersebut bermula saat AK (43) berada di Jalan Raya Pandeglang – Labuan diciduk oleh Satresnarkoba pukul 01:00 WIB, dari tangan pelaku, Satresnarkoba  mengamankan satu handphone merk Vivo yang berada disaku celana AK, satu bungkus plastik kecil jenis shabu sisa pakai, satu buah pipet kaca bekas pakai di bungkus menggunakan kertas print out stor tunai BNI, serta satu buah korek gas warna merah yang ditemukan di dalam dashbor mobil R4 Daihatsu Grand Max.

“Penangkapan bermula ketika pelaku yang berinisial AK (43) berada di jalan raya pandeglang-labuan diciduk oleh satresnarkoba dengan membawa beberapa barang bukti yang berada di dalam dashbor mobil,” ujarnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, AK mengaku jika narkoba jenis shabu dikonsumsi nya bersama Cebol.  Setelah dilakukan pengembangan, diketahui bahwa Cebol terlebih dahulu mengkonsumsi shabu tersebut dengan NS. dan pada Pukul 2:00 WIB NS diamankan Satresnarkoba.

“Ketiga pelaku membeli barang itu patungan dengan harga Rp. 600 ribu, karena patungan jadi mereka konsumsi dengan cara berbarengan,” ucap KBO Satresnakoba Polres Pandeglang, Ipda AR Taufiq, Senin (13/5/2019).

Selanjutnya, para tersangka dengan barang bukti diamankan oleh Satresnarkoba Polres Pandeglang, namun satu orang yang bernama Cebol Masih dalam tahap pencaraian dan ditetapkan sebagai DPO.

“Para pelaku diamankan ke ruang Satresnarkoba Polres Pandeglang guna penyidikan lebih lanjut,” jelas Taufiq.

Pelaku dijerat Pasal 114 dan 112 uu 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika, dan diancam hukuman paling lama 20 tahun. (Faz/Red)


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *