MCP Korsupgah KPK Tahun 2020 di Pandeglang: Pelayanan Terpadu Satu Pintu Oke, Optimaliasi Pajak Daerah Jeblok

foto tangkapan layar website jaga.id

RESONANSI. ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara rutin mengumumkan progress MCP (monitoring center for prevention) yang memberikan informasi capaian kinerja program Korsupgah (Koordinasi dan Supervisi Pencegahan) Korupsi.

MCP ini dilaksanakan seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Ada 8 hal yang jadi area intervensi KPK yakni perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang jasa (PBJ), pelayanan terpadu satu pintu, kapablitas APIP, manajemen ASN, Dana Desa, optimalisasi pendapatan daerah, dan manajamen aset daerah.

Dikutip dari laman jaga.id yang dikembangkan KPK, proges rencana aksi di Pandeglang tahun 2020 lumayan baik dan ada di urutan 4 se Banten dengan index 75,29.

Dari area intervensi, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pandeglang progresnya mencapai 94 persen dan paling tinggi dibanding area yang lain. Dari 4 indikator PTSP, 3 area sudah mencapai 100 persen, hanya aspek regulasi yang masih dikisaran 76 persen. Perda RTRW/RDTR menjadi komponen terburuk dalam MCP ini yakni hanya 20 persen.

Keberhasilan perbaikan PTSP Pandeglang tidak berbanding lurus dengan optimaliasi pajak daerah karena pajak daerah paling jeblok diantara 8 area intervensi dengan progress terendah 41.9 persen. “Salah satu bentuk kerugian pemerintah daerah adalah ketika Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang direalisasikan tidak sesuai atau bahkan jauh di bawah potensinya. Korupsi dalam sektor pendapatan daerah ini terjadi karena pemungutan pajak atau retribusi dari masyarakat tidak dikelola dengan baik. Oknum pemda bekerjasama dengan pengusaha hotel/restoran/notaris/ pihak lain untuk menyetorkan pajak ke kas pemda dengan nominal lebih kecil sehingga menguntungkan pengusaha dan oknum pemda dapat memperoleh imbalan,” demikian bunyi keterangan dalam dashboard web site ini.

Adapun progres indikator pada optimalisasi pajak daerah dalam dashboard ini ada 4. Data base pajak mencapai 90 persen dan inovasi peningkatan pajak 60 persen. Penagihan piutang pajak progresnya hanya 36,30 persen dan peningkatan pajak 0 persen. (Yul/Red)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here