Sel. Jul 16th, 2019

Melihat Keseruan Ngabuburit Digital Bersama Pasar Berbatik Ramadhan Cikadu

Ramadhan menjadi salah satu momen spesial yang tak boleh dilewatkan. Bukan saja untuk menunaikan kewajiban dalam Islam, tetapi di Bulan Ramadhan ini beragam kegiatan unik juga bisa dinikmati keseruannya. Salah satunya adalah ngabuburit. Aktivitas seru jelang berbuka puasa ini terasa spesial saat dilakukan di Kampung Wisata Cikadu Kecamatan Panimbang. Berikut catatan wartawan resonansi.id Hidayatul Fajri.

Seperti yang telah dibahas resonansi.id sebelumnnya, selama Ramadan 1440 Hijriyah,  POKDARWIS Tanjungjaya meluncurkan Pasar berbatik Ramadhan Cikadu. Secara resmi event ini dimulai pada Minggu (12/5/2019).

Acara yang di buka setiap sore ini, menyajikan wisata kuliner dan buka puasa di tepi Sungai Cijedang dan Taman Lesung berlatar Kampung nan asri yang menjanjikan pemandangan sore yang indah.

Ketua Panitia Pasar Ramadhan Cikadu, Karim Amrullah mengatakan, para pengunjung bisa menikmati pemandangan indah, makanan enak, live akustik, karaoke, tarian tradisional hingga sholat magrib sampai tarawih berjamaah.

“Selain ngabuburit, pengunjung bisa menikmati pemandangan indah, live akustik, karaoke, tarian tradisional, samapai sholat berjamaah,” ucap Karim Minggu (12/5/19).

Menurutnya, Pasar Berbatik Ramadhan ini merupakan salah satu giat Pokdarwis Tanjung Jaya untuk terus mengembangkan potensi wisatanya karena masuk dalam kawasan ekonomi khusus serta dapat mengangkat pangan lokal yang akan berdampak pada pemenuhan ekonomi di bulan ramadhan ini seperti bazar kuliner dari masyarakat.

“Kegiatan ini dalam mengembangkan batik Cikadu sebagai potensi wisata karena masuk dalam kawasan ekonomi khusus serta dapat mengangkat pangan lokal yang akan berdampak pemenuhan ekonomi di bulan Ramadhan ini,” jelas Karim.

Salah seorang pengunjung, Lena Marsela mengatakan, Pasar ini sangat bagus dan unik karena belanjanya pakai koin khusus yang disediakan panitia, serta pemandangan nya sangat bagus untuk ngabuburit serta buka puasa.

“Cukup unik, karena belanja pakai koin, serta bagus pemandanganya buat ngabuburit dan buka puasa,” ujarnya.

Sementara, Ketua GenPi Banten, Jalaludin mengatakan Pasar berbatik salah satu destinasi digital yang buat oleh teman-teman GenPi berkolaborasi dengan pengelola wisata salah satunya pokdarwis Tanjung Jaya yang berada di Desa Wisata Cikadu dan masyarakat lokal.

“Pasar Berbatik sebagai salah satu destinasi digital dalam meningkatkan budaya kearifan lokal dan memberdayakan masyarakat yang dilakukan oleh pokdarwis Tanjung Jaya tersebut, tambahnya.

Menurutnya, pasar Ramadhan ini mengusung tema digital, pasalnya jika ingin jajan kuliner maupun minum khas, pengunjung harus menggunakan koin yang ditukar dikasir.

“kenapa dengan koin karna pasar digital harus berbeda dengan pasar konvensional dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan masyarakat,” terangnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *