Pelatihan Pendidikan Digital Bagi Guru Banten

RESONANSI.ID, SERANG – Pandemi Covid-19 memaksa sekolah menyelenggarakan kegiatan belajar-mengajar melalui daring. Perubahan mendadak tersebut membuat banyak pihak kebingungan, mulai dari kementerian hingga penyelenggara sekolah dan orang tua murid. Tidak sedikit yang gagap merespon hingga akhirnya malah memunculkan praktik kekerasan terhadap anak.

Per-Maret 2020 Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sudah menerima 51 pengaduan dari berbagai daerah mengenai kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh, beberapa pengaduan ini berisikan keluhan orang tua murid dan pelajar bahwa tugas yang diberikan oleh guru cukup berat dengan tenggat waktu pengerjaan yang sempit dan masalah teknis lainnya seperti tidak memiliki kuota untuk mengakses internet hingga kasus penganiayaan anak sampai meninggal dunia karena sulit belajar daring yang terjadi di Banten bisa jadi contoh.

Karena itu, selain mesti memperkuat kerjasama antara sekolah dengan orang tua murid, penting juga memperkuat pengetahuan konseptual dan kemampuan guru dalam pendidikan digital. Guru didorong untuk beradaptasi dengan ‘kebiasaan baru’ belajar dengan mengoptimalkan perangkat digital.

Harapannya proses belajar mengajar bisa lebih berkualitas dan menyenangkan. Apalagi pendidikan digital akan semakin penting perannya dalam pendidikan di masa depan.

Merespon kondisi belajar-mengajar saat ini, Banten Bersih atas dukungan Akademi Antikorupsi, Visi Integritas, dan PT. Sarana Multi Infrastruktur menyelenggarakan program pelatihan “Belajar Merdeka melalui Kelas Digital”.

Tujuannya memutakhirkan pengetahuan dan meningkatkan kemampuan guru tentang pedagogi kritis dan pendidikan digital. Pelatihan terdiri atas dua rangkaian workshop, yaitu workshop “Pedagogi Kritis dan Pendidikan Digital” serta workshop “Membuat Video Belajar Secara Kreatif”. Seluruh rangakian kegiatan pelatihan dilaksanakan secara daring.

Pendaftaran terbuka bagi semua guru Banten untuk semua tingkatan, SD hingga SMA/sederajat mulai 16-28 Oktober 2020 dengan mengisi form melalui link : http://bit.ly/PelatihanGuru2020.

Dalam proses seleksi, guru akan diminta membuat essay singkat mengenai pengalaman mengajar jarak jauh melalui daring atau luring selama masa pandemik dan mengikuti kelas mata kuliah “pedagogi kritis dan pendidikan anti-korupsi di Akademi Antikorupsi (www.akademi.antikorupsi.org).

Menurut ketua pelaksana pelatihan Adam Alfian, dalam proses seleksi dan pelatihan peserta tidak dipungut biaya apa pun. “Bahkan selain akan mendapat sertifikat dan pelatihan yang menarik, peserta pun bisa kami usahakan untuk memperoleh fellowship,” ujar Adam.

Pelatihan pedagogi Kritis dan pendidikan digital akan dilaksanakan pada 10-12 November 2020, sedangkan 14 November 2020 membahas mengenai pengembangan learning manajemen system (LMS). Untuk pelatihan pembuatan video belajar kreatif diselenggarakan pada 24-25 November 2020.

“Para fasilitatornya adalah para pakar di bidang masing-masing seperti Lody Paat, Jimmy Paat, Bambang Wisudo, dan Fath Mursa. Untuk info detil pelatihan, guru-guru dapat dilihat di laman instagram @dulurbantenbersih dan twitter @BantenBersihId atau menghubungi nomor 0838-7310-6043 dan 0896-1194-1116 ” Tandas Adam. (Als/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here