Rab. Nov 13th, 2019

resonansi.id

News and Life Style

Pembalap Wanita Pandeglang Ayatussypa Mencoba Taklukan Sirkuit Stadion Badak

2 min read

RESONANSI.ID – Olahraga balap motor identik dengan kaum laki-laki karena memerlukan stamina yang ekstra serta kemahiran mengendalikan motor. Namun siapa sangka, seorang perempuan asal Kelurahan Kabayan Kecamatan Pandeglang yakni Ayatussypa (19) empat  tahun terakhir ini memutuskan diri menekuni dunia balap motor dan tengah berjuang menjadi pembalap professional.

Kemampuan Sypa dalam dunia balap memang tidak begitu dikenal di wilayahnya sendiri. Pasalnya di Pandeglang bahkan Banten, kalender event atau kejuaraan balap motor sangat jarang digelar. Pun demikian, penggemar balap motor bisa menyaksikan penampilan Sypa di Open Road Race Piala Bupati Pandeglanh 2019 di Sirkuit Stadion Badak. “Ya saya udah coba sirkuitnya. Lumayan menantang,” kata Sypa, Minggu (13/10/2019)

 “Saya pernah sekali ikut balap di Pandeglang tahun 2016 lalu. Setelah itu tidak pernah lagi ada event dan baru ini ada lagi. Makanya dua tahun terakhir kemarin saya seringnya main di Sumatera mulai dari Lampung sampai Aceh.l dan Sulawesi. Di luar jawa event lumayan sering baik kejurda maupun Kejurnas,” kata  perempuan lulusan SMAN 2 Pandeglang ini.

Baca juga : Ratusan Pembalap Lokal & Nasional Tampil di Open Road Race Piala Bupati 2019

Lantas apa sebenarnya yang membuat Sypa tertarik menekenui olahraga ini? Peremuan berjilbab ini bercerita bahwa terjun ke dunia balap bukan karena Hobi atau keinginannya sendiri. “Awalnya saya diajak teman balap. Pas saya coba ternyata asyik juga dan menantang. Makanya saya ketagihan dan mencintai balap motor sampai sekarang. Kalau dibilang suka atau tidak sama dunia balap ini,  saya bilang senang ya karena bisa banyak keluarga dan menambah teman serta bisa keliling Indonesia,” ucapnya.

Saat pertama kali ikut balap, Sypa mengaku tidak pernah berlatih khusus dan hanya bisa naik motor seperti kebanyakan remaja perempuan. “Namun saat turun di arena waktu itu di Kejurda Pandeglang perasaan jadi beda dan berani. Awal-awal sering jatuh sih bahkan sempat pingsan karena menabrak pembatas dan lengan terkilir. Alhamdulillah saya gak trauma dan ingin terus balap,” jelas pembalap yang pernah menjadi juara kelas Matic 130cc STD di Sirkuit Manggul Lahat Sumatera Utara ini.

Pembalap yang sudah acap kali naik podium juara ini berencana akan tampil Kejurda Road Race yang akan digelar IMI Pandeglang di Sirkuit Stadion Badak Pandeglang pekan depan. Ia berharap rencananya mulus karena Sypa mengaku belum memiliki perlengkapan termasuk motor yang akan digunakan. “Siapa ya yang mau jadi bos saya di Kejurda nanti termasuk nyiapin peralatan dan motor,” Sypa berseloroh.

Menurut Sypa, minat dari pembalap wanita di Pandeglang masih kurang bahkan langka. Ia berharap pembalap wanita bisa bertambah jumlahnya dan bisa tampil di event-event resmi seperti Porprov dan PON. “Pembinaan dari organisasi (IMI-red) balap juga harus lebih baik dan mengakomodir pembalap perempuan. Saya malah ingin jadi pembakap professional dan membawa nama baik daerah,” pungkas dara kelahiran 1998 ini. (Ras/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori