Sel. Apr 23rd, 2019

Pemkab Lebak Sediakan 5.000 Durian Gratis di Festival Murak Kadu 15 Januari

Durian Baduy

RESONANSI.ID – Festival Mura Kadu atau Festival Makan Durian untuk pertama kalinya akan digelar di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Sebanyak 5.000 durian lokal disediakan secara cuma-cuma alias gratis bagi masyarakat setempat maupun wisatawan yang datang.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Lebak Imam Rismahayadin, mengatakan, Festival Mura Kadu digelar dalam rangka syukuran pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lebak periode 2019 – 2024 sekaligus merayakan keberhasilan Kabupaten Lebak meraih Piala Adipura.

“Kami sediakan 5.000 durian gratis yang didatangkan dari delapan kecamatan penghasil durian di Kabupaten Lebak. Ini juga sebagai momen untuk menggairahkan wisata pada awal tahun 2019,” kata Imam dilansir kompas.com.

Festival tersebut akan digelar di Pendopo Kabupaten Lebak, Selasa 15 Januari 2018. Prosesi makan durian akan dimulai pukul 15.00 WIB. Selain makan durian gratis, juga digelar pameran kadu atau durian lokal unggulan khas Kabupaten Lebak.

“Festival ini kami manfaatkan sebagai ajang unjuk gigi durian lokal. Kami tunjukkan pada pengunjung jika Kabupaten Lebak punya banyak jenis durian unggul,” Ujar Imam.

Imam mempersilakan pengunjung dari luar Lebak untuk datang mencicipi durian unggulan lokal Lebak. Dia menjamin jika acara tersebut benar-benar gratis.

Pegiat Pangan Lokal Lebak, Wandi S Assayid, mengatakan setidaknya terdapat 10 varietas durian unggul yang terdapat di Kabupaten Lebak. Satu di antaranya adalah durian jenis Bungbulang yang memiliki ukuran jumbo.

Rata-rata ukurannya sekitar 5-7 kilogram, namun kemarin sempat kita timbang paling besar mencapai 12 kilogram untuk durian Bungbulang,” kata Wandi.

Selain Bungbulang, durian jenis lain yang tidak kalah unggul adalah Aseupan. Jenis durian ini, kata Wandi, disebut yang paling enak, bahkan jika dibandingkan dengan durian Monthong dari Thailand.

“Sebagai pecinta durian saya kira rasanya jauh lebih enak jika dibandingkan durian Monthong, walau ukurannya kecil tapi ada rasa istimewa sendiri yang hanya didapat dari durian Aseupan,” kata dia.

Durian-durian tersebut, kata Wandi, akan dihadirkan dalam Festival Mura Kadu di Pendopo Kabupaten Lebak. Pengunjung yang datang bisa mencicipi sekaligus diberikan pengetahuan soal varietas durian unggul yang terdapat di Kabupaten Lebak.

Dia berharap, festival makan durian Mura Kadu bisa menjadi agenda tahunan Kabupaten Lebak sebagai upaya untuk memperkenalkan durian-durian lokal yang selama ini belum banyak diketahui oleh khalayak. (Man/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *