Mendes PDTT : Sementara Ini Pendamping Desa Tidak Ada Rekruitmen

RESONANSI.ID, JAKARTA – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) saat ini menunda sementara rekrutmen pendamping desa.

Hal ini dikarenakan kementeriannya tengah fokus untuk meningkatkan kapasitas dan manajemen penggunaan dana desa betul bermanfaat.

“Kami tidak membuka rekrutmen Pendamping desa, Karena lagi meningkatkan kapasitas dan manajemen agar dana yang dikeluarkan betul-betul berdampak positif bagi penggunaan dan penggunaan di 74.953 desa,” ujar Mendes dalam rapat bersama komisi V DPR, Senin (18/1) .

Menurut Abdul Halim, peningkatan kapasitas lebih penting dibanding menambah personel atau mengisi kekosongan pendamping desa. Kedepan, selain mendampingi kepala desa, pendamping desa juga menjadi kepanjangan tangan untuk mensosialisasikan SDGs Desa dan kebijakan Kemendes PDTT lainnya.

“Karena itu, ketika ada saran untuk menurunkan jumlah rasio antara pendamping dan jumlah desa, yang didampingi sampai hari ini kami belum melakukan penambahan karena fokus pada peningkatan kapasitas,” ungkapnya

Selain peningkatan kapasitas, ia juga tengah mengevaluasi gaji pendamping desa. Pasalnya ia menilai gaji yang didapatkan pendamping desa saat ini tak sebanding dengan tugas yang diberikan

“Terkait dengan gaji yang tadi disinggung tentu nanti secara normatif akan kita laporkan,” imbuhnya.

Lanjutnya, Tugas baru yang harus dilakukan oleh Pendamping Desa ke depan yaitu pemutakhiran data Sistem Informasi Desa (SID) milik Kemendes PDTT yang akan memuat semua data desa di seluruh Indonesia.

“Kami berharap pendamping desa dapat membantu memperbarui SID setiap saat, sehingga dapat menampilkan wajah dan prototipe seluruh desa di Indonesia,” Tegasnya.

Sistem tersebut di atas juga dapat digunakan oleh semua lembaga dan kementerian sebagai referensi kebijakan. Pendamping desa cukup menyajikan data kepada kementerian dan lembaga yang berkaitan dengan masalah desa yang harus segera bertindak.

“Kita bisa melakukan pemantauan satu per satu terhadap 35168 orang (pendamping desa) yang mengolah hasil rapat kita dulu sudah kami kirim,” pungkasnya. (Als/Red)

 

 

15 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here