Sab. Sep 21st, 2019

resonansi.id

News and Life Style

Pokdarwis Citeureup, Sulap Kampung ‘Kumuh’ menjadi Kampung Wisata

1 min read

Warning: in_array() expects parameter 2 to be array, null given in /home/resonans/public_html/wp-content/plugins/easy-watermark/src/classes/Features/SrcsetFilter.php on line 174

RESONANSI.ID  – Kampung Patikang merupakan sebuah kampung kumuh yang terletak di pinggir buffer Zone Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, tepatnya di pinggiran aliran muara Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang.

Meski terlihat kumuh, kampung ini memiliki potensi wisata yang cukup baik, karena di kelilingi oleh pohon Mangrove serta berbatasan langsung dengan aliran muara. Apabila dilakukan pengelolaan dengan baik, maka bisa menjadi wisata air (kanal) serta taman wisata Mangrove.

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Putri Gundul Desa Citeureup sadar betul akan potensi  dan melakukan pembenahan dengan menginisiasi Taman Wisata Kampung Mangrove.

“Ya saat ini masih berperoses, mudah-mudahan segera jadi,” ujar Ketua Pokdarwis Putri Gundul, Deden Sudiana, Senin (10/6/2019).

Melihat banyaknya mangrove di kampung ini para pemuda yang tergabung dalam pokdarwis putri gundul ini akan menyulap Kampung Kumuh menjadi taman mangrove seperti di Kampung Nipah Sumatera Utara yang menjadi wisata edukasi masyarakat.

Oleh karenanya, Deden berharap semua pihak ikut membantu mensukseskan rencana para pemuda di Desa Citeureup itu, agar perekonomian masyarakat di Buffer Zone KEK Tanjung Leusng dapat meningkat.

“Kami berharap semua elemen masyarakat  bisa ikut serta berpartisipasi dalam suksesi rencana pembangunan Wisata Taman Mangrove ini,” tuturnya. (Faz/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori