PT Aam Kirim Komoditas ke Picung Berdasarkan Kesepatakan dengan Agen

RESONANSI.ID  – Wakil Direktur PT Aam, Dani S menyatakan secara bertahap telah mendistribusikan komoditas sembako bansos APBN ke Kecamatan Picung untuk jatah Juli 2020. Pendistribusian dilakukan karena agen Ewarong di Picung sejak program ini bergulir telah menjalin kesepahaman sekaligus mengajukan PO kepada PT Aam.

“Agen-agen di Kecamatan Picung sejak bansos digulirkan sudah sepakat menjadi mitra perusahaan kami. Ini dibuktikan dengan surat peranjian kerjasama antara suplayer dan agen sesuai arahan Dinas Sosial Pandeglang. Makanya sembako untuk jatah Juli 2020 sebagian sudah didistribusikan dan kami tidak tahu dalam perjalannya ada agen yang mengalihkan PO ke PT PBM (Pandeglang Berkah Maju),” kata Dani S, Kamis (17/7/2020.

Dikatakan Dani, perusahaannya sudah lama merawat dan bekerjasama dengan agen untuk melancarkan program pemerintah ini. “Kami merawat agen sudah lama, dan akhirnya terbangun hubungan baik.  Agen adalah keluarga dari perusahaan atau sebagai kepanjangan tangan perusahaan,”tandasnya.

Soal keluhan beberapa agen yang merasa tidak memesan barang kepada PT Aam untuk jatah Juli 2020, Dani menyebut hal tersebut disebabkan adanya miskomunikasi. “Di Picung itu kan banyak agen dan mayoritas merupakan mitra kami. Persoalan ini sedang kami clearkan dengan Tim Koordinator Kecamatan,” tandasnya.

Dani juga mengklaim PT Aam tidak  melakukan penyerobotan PO dari PT PBM. “Karena pesanan itu sepenuhnya jadi hak agen dan agen di Picung sudah menjalin kesepahaman dengan kami. Makanya kami tidak mersa menyerobot PBM,” pungkasnya.

Baca Juga :145 KKS Diduga Digelapkan Oleh Oknum Agen Di Kecamatan Cibaliung

Sementara itu, Camat Picung Ahmad Fitoni menyatakan akan kembali melakukan pertemuan dengan para agen untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas. “Jadwal pengiriman bansos untuk bulan Juli 2020 adalah tanggal 17 Juli. Mumpung masih ada waktu kami akan melakukan pertemuan lagi dengan agen agar masalah ini clear. Saya juga tidak mau ada cerita saling serobot antar suplayer karena akan menjadi catatan pemberi bansos yaitu pemerintah pusat,” kata Fitoni. (Yul/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here