Sebabkan Kerumunan, Polisi Selidiki Tradisi Perang Sarung di Cilegon

RESONANSI.ID, CILEGON – Masyarakat Cilegon tengah dihebohkan oleh sebuah video remaja asik perang sarung saat bulan ramadan. Video berdurasi 14 detik itu kabarnya dilakukan oleh remaja asal Waduk Krenceng, Lingkungan Cimerak, Kelurahan Kebonsari Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon. Karena sebabkan kerumunan, Polisi melakukan penyelidikan karena kegiatan para remaja tersebut menimbulkan kerumunan, sehingga rawan penyebaran Covid-19.

AKP Ali Rahman selaku Kapolsek Ciwandan, mengatakan pihaknya saat ini masih mencari informasi terkait adanya kerumunan tradisi perang sarung tersebut.

“Karena kita juga baru dapat informasi tadi pagi, kita cek ke warga sekitar, kemungkinan kejadiannya awal Ramadan atau hari kedua Ramadan, tadi pagi kita pantau tidak ada kejadian itu, nah kemungkin kemarin kejadiannya, sementara kita lihat di media sosial itu perang sarung, tapi kita belum tahu apakah sarung itu diisi batu atau tidak,” ujar Kapolsek, Kamis (15/04/21).

Kata Kapolsek, pihaknya menyelidiki peristiwa tradisi Perang Sarung tersebut karena kegiatan menimbulkan kerumunan.

“Peristiwanya masih kita selidiki. Kita coba kembangkan perkaranya, kita cari orang-orangnya,” terangnya.

Pihaknya menyiagakan petugas di lokasi sekitar Waduk Krenceng guna mencegah peristiwa perang sarung kembali terjadi.

“Kita juga jaga lokasinya supaya tidak terjadi lagi, kita sudah minta petugas untuk berjaga di lokasi sekitar untuk antisipasi. Mudah-mudahan dengan dijaga tudak ada lagi kejadian serupa,” katanya.

Kapolsek mengimbau masyarakat terutama para remaja agar mengisi Ramadan dengan kegiatan positif.

“Mari kita sama-sama isi Ramadan dengan kegiatan yang positif ibadah, perbanyak amal, kemudian juga kepada orangtua dijaga dan dipantau betul anak-anaknya, terutama menjelang buka dan setelah sahur. Kami juga tidak mau ada korban akibat peristiwa itu,” tegasnya. (Leo/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here