Sel. Apr 23rd, 2019

Soal Mobdin Rp 1,9 M, Ini Jawaban Bupati Pandeglang

foto istimewa, Land Cruiser Prado Bupati Pandeglang

RESONANSI.ID – Bupati Pandeglang Irna Narulita akhirnya angkat bicara terkait polemik pembelian mobil dinas (mobdin) dirinya seharga Rp 1,9 Milyar. Menurut bupati, ia membeli mobdin jenis Toyota Land Cruiser Prado untuk operasional. Pembelian juga dilakukan karena Pemkab sering kali menyewa kendaraan.

“Saya sampaikan semua kebutuhan operasional dari rakyat untuk rakyat. Peraturan Permendagri, juga ada diperbolehkan. Bukan berarti kebutuhan saya lalu saya menuntut, tidak. Saya dua tahun menjabat bupati, baru tahun ketiga (beli),” kata Irna dilansir detikcom, Rabu (20/3/2019).

Bupati perempuan pertama di Pandeglang ini menambahkan, selama ini harus menyewa mobil jika datang tamu kenegaraan di Pandeglang. Hal ini menurutnya pemborosan karena mengeluarkan anggaran besar.
“Jadi sekarang tidak perlu nyewa Alphard, satu hari Rp 1,5 juta. Kalau dihitung budget besar, jadi (Prado Rp 1,9 M) tidak untuk bupati saja, tapi untuk hal-hal lain di pemerintahan kami,” ujarnya.

Bupati juga mentakan sudah bekerja membangun Pandeglang mulai dari infrastruktur jalan, sanitasi, irigasi, sampai berupaya mengurangi angka kemiskinan. Bahkan 70 persen pekerjaannya dilakukan di lapangan untuk memastikan program pemerintah kabupaten.

“Saya kan kerja banyak di lapangan. Jalan memang rusak, ya iyalah saya baru 2 tahun mau tiga tahun, ini nggak bisa ‘simsalabim’. Tapi saya lakukan upaya khusus. Besok Musrenbang kabupaten, prioritas yang akan kami bangun, semua kami sisir.” (Yul/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *