Jum. Mar 22nd, 2019

Tips Mengecat Tembok Rumah Anda Agar Rapi

ilustrsai, foto istimewa

Tak semua orang memiliki keterampilan mengecat tembok. Bagi yang sudah biasa mengecat tembok, hal ini bukan menjadi masalah. Namun bagi orang awam, mungkin hasil yang didapat tidak serapih jika dicat oleh tukang. 
Jika Anda ingin mengecat tembok, sebaiknya menghindari tujuh kesalahan berikut ini agar hasilnya memuaskan :

1. Tidak Persiapan
Hal ini sering terjadi karena terlalu bersemangat untuk mengecat tembok. Lupa untuk membersihkan tembok, mengupas retakan, dan tempelan yang ada di tembok.

2. Salah Memilih Warna
Warna yang dipilih ternyata tidak sesuai ketika tembok sudah selesai dicat. Untuk warna netral, sebaiknya menggunakan warna putih.

3. Menodai Plafon
Misalnya, Anda ingin warna plafon tetap putih. Lalu dinding dengan warna kuning. Ketika mencat tembok dengan roller, Anda mendorong terlalu ke atas, sehingga bagian langit-langit terkena cat kuning.

4.  Roller Menyentuh Lantai
Bagi yang baru mulai mengecat, terkadang roller diletakkan di lantai, baru mulai mengecat. Sebenarnya ini tidak tepat, karena kotoran yang ada di lantai, seperti rambut dan debu bisa nempel di roller tanpa disadari. Hal ini bisa memperburuk hasil warna pada tembok. 

5. Kurang Pencahayaan
Hindari mengecat permukaan interior dengan cahaya redup. Permukaan yang dicat mungkin terlihat bagus pada awalnya. Namun ketika membuka jendela dan terpapar sinar matahari atau menyalakan lampu, ternyata hasilnya tidak memuaskan.

6. Menutup Perabot
Pastikan supaya tidak lupa untuk menutupi perabotan di sekitar Anda, seperti kursi, meja, dan barang berharga lainnya dengan koran atau penutup lainnya agar tak terciprat cat.

7. Mengecat Berulang-ulang
Untuk memperolah hasil yang halus, sebaiknya hindari mengecat berulang-ulang. Mengecat area yang sama, terutama setelah cat mulai mengering akan meninggalkan bekas olesan.
Sumber:medcomid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *