Kam. Mei 23rd, 2019

Tok, Sanksi Kepala Dindikbud & Camat Munjul Direkomendasikan Bawaslu ke KASN

Ade Mulyadi, Ketua Bawaslu Pandeglang.

RESONANSI. ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pandeglang sudah selesai melakukan klarifikasi terkait laporan adanya oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Pandeglang yang diduga tidak netral alias memihak kepada salah satu Caleg dalam sebuah kegiatan kedinasan. Berdasarkan kajian Bawaslu, dua oknum ASN tersebut yakni Camat Munjul Aan Suandi dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pandeglang Olis Solihin akan direkomendasikan ke KASN.

Ketua Bawaslu Pandegang Ade Mulyadi mengatakan, pihaknya sudah mengkaji dugaan pelanggaran ASN yang diduga tidak netral. “Kami akan rekomendasikan pelanggaran oknum ASN atas nama Aan Suandi (Camat Munjul) dan Olis Solihin (Kepala Dindikbud Pandeglang) yang melakukan kesalahan pelanggaran ke KASN,” kata Ade Mulyadi kepada wartawan di Bawaslu Pandeglang, Rabu (21/2/2019).

Ade mengatakan dua pejabat itu akan dikenakan sanksi terkait dengan netralitas ASN. “Hari ini juga akan kita antarkan rekomendasi tersebut ke KASN. Sanksinya diserahkan pada KASN. Karena Bawaslu hanya merekomendasikan,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan kajian, Bawaslu Pandeglang juga memutuskan ada 12 ASN Pemkab Pandeglang setara eselon II, III dan IV yang sebelumnya dilaporkan atas dugaan ketidaknetralan, sanksinya direkomendasi ke Pejabat Pembina Kepegawaian daerah atau Bupati.

Ke 14 ASN itu antara lain Camat Cigeulis Kosasih, Koordinator Wilayah Dindikbud Cigeulis Romli, Kepala Puskesmas Cigeulis Wahyudin, Camat Cibaliung Djaya Sumarna, Sekretaris Camat Cibaliung Tarmin, Korwil Dindikbud Cibaliung Amir Supiandi, Kepala Puskesmas Cibaliung Ahmad Junaedi, Camat Cimanggu Suhaeli, Korwil Dindikbud Cimanggu M Qodri Arroyan, Kepala Puskesmas Cimanggu Iyat Supriatna, Kepala Kesbangpol Tatang Efendi dan Petugas Satpol PP Pandeglang Dadan Hermawan. (Yul/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *