Sab. Sep 21st, 2019

resonansi.id

News and Life Style

Vocalis Jamrud & Sakjen Satgas DPP TTKDH Siap Ramaikan Bursa Pilkada Pandeglang


Warning: in_array() expects parameter 2 to be array, null given in /home/resonans/public_html/wp-content/plugins/easy-watermark/src/classes/Features/SrcsetFilter.php on line 174
2 min read

Warning: in_array() expects parameter 2 to be array, null given in /home/resonans/public_html/wp-content/plugins/easy-watermark/src/classes/Features/SrcsetFilter.php on line 174

Warning: in_array() expects parameter 2 to be array, null given in /home/resonans/public_html/wp-content/plugins/easy-watermark/src/classes/Features/SrcsetFilter.php on line 174

RESONANSI.ID – Vokalis grup band rock Jamrud yakni Krisyanto dikabarkan bakal mencalonkan diri di Pilkada Pandeglang 2020 mendatang.  Krisyanto yang menghabiskan masa kecil di Kecamatan Cibaliung ini disebut-sebut akan berpasangan dengan guru seni dan budaya Ponpes Lingkungan Hidup Al-Ihya, Kaduronyok Kecamatan Cisata, Hendra Pranova.

Informasi pencalonan Krisyanto dan Hendra Pranova ini telah ramai diperbincangan baik di media sosial dan grup-grup WhatsApp. Beberapa foto Krisyanto bersama Hendra pun bertebaran lengkap dengan tagar seperti Pandeglang Baru dan 2020 Pandeglang butuh Millenial.

Dikutip dari berbagai sumber, nama Krisyanto memang sudah tak asing lagi bagi masyarakat Pandeglang.  Krisyanto kecil tinggal bersma orang tuanya yang menjabat sebagai Danramil. Rocker yang telah menyabet berbagai penghargaan musik bergengsi ini menamatkan SMPN 1 CIbaliung kemudian  SMA YPP Pandeglang lulus tahun 1984. Krisyanto sempat berkuliah di Universitas Islam Nusantara.

Hendra Ptanova (kanan) dan Krisyanto (kiri)

Teman semasa kecil Kriayanto yakni Kumaedi menyatakan Krisyanto memiliki talenta bermain musik sejak kecil dan merupakan pribadi yanh baik. “Semasa sekolah saya dan Kris sering ngeband bareng. Dia mahir bernyanyi juga punya wawasan yang baik,” kata anggota DPRD Pandeglang ini.

Sementara itu, Hendra Pranova membenarkan jika ia selama ini kerap berdiskusi dengan Krisyanto seputar persoalan kedaerahan serta hal yang berkaitan dengan seni. “Saya dan Krsiyanto sama-sama orang seni. Makanya sering diskusi termasuk soal Pandeglang. Dari diskusi tersebut ternyata kami memiliki pandangan yang sama tentang Pandeglang yang harus dibawa ke arah kemajuan dan masyarakatnya sejahtera,” kata Hendra.

Hendra yang saat ini menjabat Sekjen Satgas DPP TTKDH dan Dosen Fisip Unma Banten menamabahkan, saat pencalonan nanti keduanya akan menggunakan jalur independen atau non parpol. Pertimbangan ini dipilih lantaran keduanya bukan merupakan kader parpol sehingga diprediksi akan sulit mendapat parpol terlebih parpol di daerah cenderung berada dalam hegemoni kelompok tertentu. “Nyalon dari jalur non parpol kami kira realistis. Namun politik itu dinamis ketia ada peluang-peluang menggunakan parpol kenapa tidak,” jelas Ketua PAPPRI  ( Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu) Pandeglang ini yang lahir dan besar di Kelurahan Saruni Kecamatan Majasari ini.

Ditambahkannya, untuk meyakinkan masyarakat Pandeglang terhadap pasangan seniman di Pilkada nanti, pihaknya merencanakan melakukan pengumuman secara resmi kesiapan pencalonan termasuk pengumuman siapa nantinya yang akan jadi bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati. “Jadwalnya sedang disusun dan kebetulan jadwal manggung Krisyanto bersama Jamrud full. Nanti kami informasikan,” pungkasnya.

Sesepuh Ponpes Al-Ihya Aki Haetami menyatakan mempersilakan siapapun termasuk santrinya untuk terjun ke politik praktis. “Sejauh tujuan mereka untuk menciptakan kemaslahtan dan mengabdi pada tanah kelahiran ya silakan saja,” kata pria yang kerap disama Aki Itom ini.

Soal sosok Hendra Pranova, Aki Itom menyatakan yang beraangkutan cukup lama nyantri di Al-Ihya dan saat ini menjadi salah satu pendidik tepatnya guru kesenian dan budaya. “Kami mendoakan dan mendoakan yang bersangkutan kalau punya kemauan,” tandasnya. (Yul/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori