Sel. Jul 16th, 2019

Waspada, Kikil Aspal Diduga Beredar di Pasar Badak

RESONANSI.id – Sejumlah Pedagang daging di Pasar Badak Pandeglang keluhkan peredaran kikil. Soalnya, kikil yang beredar dipasaran dikhawatirkan aspal atau tidak asli dan terbuat dari  limbah industri yang diolah kembali menjadi kikil.

Salah seorang pedagang daging, Wawan mengatakan, kikil yang diduga dibuat dari limbah pabrik tersebut diedarkan pada malam sampai pagi hari. Katanya, ada lebih dari 10 penjual kikil yang berada di Pasar Badak Pandeglang.

“Biasanya mereka jualan malam atau subuh sampai jam 07:00 pagi. Kira-kira ada 10 yang jual kikil di pasar ini,” ujar Wawan

Senada dengan Wawan, Tubagus Roy mengatakan kikil itu dijual secara murah, jadi para pembeli seperti pedagang warteg lebih memilih kikil tersebut sehingga dia merasa dirugikan dengan peredaran kikil tersebut.

“Spin (kikil) itu dijual murah, cuma Rp 20 ribu per kg, kalo kikil biasa kami jual Rp 30 ribu, jadi merugikan kami,” ungkap  pria yang sering disebut bang Roy itu.

Roy berharap ada tindakan yang lebih serius menangani hal ini, sehingga masyarakat tidak dibahayakan oleh peredaran kikil yang di duga limbah tersebut.

diungkap sejumlah pedagang daging di Pasar Badak yang resah dan mengkhawatirkan dampak peredaran kikil tersebut.

Ada perbedaan yang cukup signifikan antara kikil asli dan palsu yaitu dari ukuran. Kikil palsi tipis serta berwarna putih dan kikil pada umumnya yang memiliki ukuran yang tebal dan berwarna coklat agak bening.

Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Pandeglang, Suprihatiningsih mengaku kesulitan menertibkan peredaran kikil tersebut, terlebih para pedagang itu berjualan pada malam hari.

“Mereka (pedagang) jualannya malam jadi gak ke kontrol, padahal kita sudah menertibkan, tapi mereka dagang lagi,” kata Suprihatiningsih.

Namun, Suprihatiningsih belum bisa memastikan spin tersebut terbuat dari limbah pabrik atau bukan, pasalnya, ia belum melakukan uji laboratorium terhadap sampel tersebut. (Faz/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *